jalan-jalan ke mulut hutan,,

jalan-jalan ke mulut hutan dalam rangka mengambil sampel air bersih. mas-mas yang jaga sudah memperingatkan bahwa jarak ke mata airnya cukup jauh dari pinggir sungai dan jalan yang akan dilalui becek, tapi kami tetap nekat. dan benar saja, jalanannya semi rawa, air hitam pekat masuk ke dalam sepatu dan salah seorang dari kami sempat terperosok ke dalam genangan air. pasti si mas yang jaga ngebatin dalam hati, “i’ve told you,,“, hehe,,

pengalaman berharga, terutama bagi kami, anak-anak muda yang memang besar di kota, yang berjalan dengan sangat canggung di antara pepohonan dan semak belukar. mungkin kami pintar dalam membaca, menulis, berhitung dan berteori, tetapi ketika disuruh berjalan di dalam hutan, kami clueless. sebuah pengingat bahwa kami harus lebih rendah hati karena memang kami tidak tahu tentang segalanya.

pelajaran lain yang selalu saya dapat ketika menjelajahi daerah seperti adalah bahwa saya masih belum mengenal Indonesia seutuhnya, baik alamnya maupun manusianya. tidak bisa sibuk berkomentar ini itu mengenai kondisi bangsa jika belum mengenal elemen bangsa itu sendiri. dan tentu saja, tak kenal, maka tak sayang 🙂

perjalanan dimulai dari tepi sungai

pohon dan semak belukar sepanjang jalan

mas yang jaga di sebelah kolam penampungan mata air

air jernih langsung dari mata air dibandingkan dengan air sungai yang keruh

and that's me! taking picture of,,

kantung semarrrrrr,,

*belum pernah lihat kantung semar secara langsung :p

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s